Archive for November, 2008
BERSUKUR ? ….. kapan kapan….
Written by Wim Kadaryono on November 8, 2008 – 10:37 am -Sering ogah dan lupa untuk bersyukur karena dapat menyaksikan terbitnya Matahari dan tenggelamnya Matahari, karena saking biasanya menerima RACHMAD itu.
Jangan lupa suatu saat kita hanya melihat Terbitnya atau Tenggelamnya saja ,…. karena hari kematian kita telah tiba.
Wim Kadaryono
Tags: Kehidupan
Posted in Kehidupan | No Comments »
Maaf,.. maaf dan maaf.
Written by Wim Kadaryono on November 8, 2008 – 8:23 am -Kata maaf yang diucapkan dengan kasar, mata melotot, wajah sinis, dan muka tidak bersahabat akan mengganda-kuadratkan kesalahan sebelumnya.
…. sedangkan, Kata maaf yang terlalu sering diucapkan dengan santunpun akan berkurang maknanya.
Wim Kadaryono
Tags: cara pikir
Posted in cara pikir | No Comments »
Biarkan situasi membaik itu bermula.
Written by Wim Kadaryono on November 8, 2008 – 8:12 am -Untuk memperbaiki situasi ,berkata” MAAF “ adakalanya perlu kita ucapkan, sekalipun bukan seharusnya kita yang mengucapkan.
Wim Kadaryono
Tags: cara pikir
Posted in cara pikir | No Comments »
JuuuuH,……. dengan enteng.
Written by Wim Kadaryono on November 8, 2008 – 8:07 am -Saya menegur si AMIN karena meludah di lantai kantor, ruang kerja, dan dia menjawab : “Pak kalau perbuatanku dianggap salah saya mohon maaf” …
Saya jawab: bukan kata itu yang aku minta , tapi JANGAN KAMU ULANGI PERBUATANMU ITU,
Wim Kadaryono
Kunci jawaban : si AMIN tetap nggak ngerti kalau perbuatannya itu menyimpang .
Tags: Berbagi Pengalaman
Posted in Berbagi Pengalaman | No Comments »
Anak HARAM
Written by Wim Kadaryono on November 7, 2008 – 1:39 pm -Seandainya dia yang disebut “anak haram” bisa protes maka begitu lahir JEBRRROOL, dia akan PROTES kerrrrraaaaas,
……………….. karena dia tidak tau menau tentang dirinya dan mengapa nama haram harus disandangnya.
Wim Kadaryono
Tags: cara pikir
Posted in cara pikir | No Comments »
Lihat reaksinya , baru lanjutkan ceritamu.
Written by Wim Kadaryono on November 2, 2008 – 5:41 pm -Berhati hati lah dengan lawan bicara yang selalu menjawab dengan ; “ OOOOOoooooooo”,…
Karena itulah jawaban yang paling mudah ketika dia sebenarnya tidak menyimak namun sedang berpikir pada masalah yang lain yang sama sekali tidak berhubungan dengan apa yang sedang berkumandang ditelinganya.
wim kadaryono
Tags: AMSAL WIM
Posted in AMSAL WIM | No Comments »
Sampai dimana penghayatan nya ?
Written by Wim Kadaryono on November 2, 2008 – 5:11 pm -
Ketika pujian menjadi benih kesombongan, dan ejekan menjadi benih kebencian, maka tawa menggambarkan kegembiraan dan tangis menggambarkan kesedihan.
Ketika pujian dan ejekan hanya menjadi sesuatu yang patut didengar, diketahui, dicerna, dimaknakan, maka tawa menjadi ungkapan terima kasih dan tangis mendampingi penyesalan diri untuk perbaikkan.
WIM KADARYONO.
Tags: AMSAL WIM
Posted in AMSAL WIM | No Comments »
