Katanya kepadaku begini :  Sewaktu kami berpacaran ,… saya nggak pernah tahu kapan dia KENTUT dan sebaliknya dia nggak pernah tau kapan saya KENTUT ,… karena diantara kami memang merasa hal itu tidak sopan.  Demikian juga kegiatan seperti ber JELAGA … GLEGEG-en  dengan suara yang keras.

Kemudian setelah kami menikah beberapa tahun ,… maka kami sering ber-KENTUT bebas… demikian pula kegiatan sejenis. …  dan itu terasa membuat rasa keakraban diantara SUAMI – ISTRI.

Saat ini saya merasa  SEBEL kalau Istri / Suami saya KENTUT didepan saya,….. apa lagi dibuat – buat dengan suara KENCENG seolah tidak ada orang didekatnya.

Wim Kadaryono