Surat untuk si GUNDAH

Umpama saja Pelacur adalah ibumu,

Penjudi adalah ayahmu, dan mereka hidup dalam kekacauan.

Mereka tidak memperhatikan kamu sejak kelahiranmu,

kamu hidup terlunta sebelum sebuah yayasan kasih menemukanmu.

Sampai hari ini hatimu selalu marah , maka kamu dendam pada orang tuamu , padahal mereka entah dimana sekarang bahkan mungkin sudah menghadap YME.

Aku memaklumi perasaanmu,

aku perlu sampaikan padamu bahwa takdirmu memang dilahirkan oleh mereka, percuma kamu sesali karena tidak akan mengubah sejarah, bahkan justru akan menambah buruk nasibmu.

Yang masih bisa kamu kejar adalah memperbaiki nasibmu sendiri, memohon pada YME untuk segala rejeki dari hari kehari sesuai dengan kemampuanmu.

Tingkatkan kemampuanmu, dan kurangi amarahmu, hargai sisa hidupmu untuk tidak menyalahkan sesamamu.

Hello sobat,

Sering kita berdoa meminta pada Yang Kuasa untuk rejeki sesuai dengan kebutuhan kita, namun yang terjadi adalah kita mendapat rejeki sesuai dengan kemampuan kita.

Kata kunci , Memang nyatanya kita akan mendapatkan sesuatu berdasarkan kemampuan kita bukan berdasarkan kebutuhan kita.

Jadi ubahlah jenis kebutuhan sesuai dengan kemampuan.

kata gemez:  Wim Kadayono

Photo by Elena Penkova